Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Agustus 2026

Dukung Pelestarian Budaya, Siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja Kunjungi Buleleng Festival 2026

Dukung Pelestarian Budaya, Siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja Kunjungi Buleleng Festival 2026

Ahmad Ferdian

 



SINGARAJA - Seluruh siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja menggelar kegiatan kunjungan edukatif ke Buleleng Festival (Bulfest) 2026 yang berlangsung di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,  yang biasa dikenal sebagai titik 0 (nol) kota Singaraja. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan kebudayaan sekaligus mengenalkan potensi ekonomi kreatif daerah kepada siswa secara langsung.

Mengusung panggung apresiasi seni, inovasi, serta pemberdayaan UMKM lokal, Bulfest 2026 menjadi sarana pembelajaran luar kelas (outdoor learning) yang nyata bagi para siswa. Kehadiran siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja dimanfaatkan untuk mengamati berbagai sajian seni budaya, pameran digital, hingga pameran produk ekonomi kreatif. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memberikan pembelajaran secara langsung, tidak hanya sebatas teori di kelas saja.

Selama berada di Bulfest, para siswa mengunjungi beberapa zona pameran, mulai dari Buleleng Digital Expo, kuliner khas Buleleng, hingga stand dari berbagai Instandi dan sekolah yang ada di Buleleng. Tak sekadar berkunjung, para siswa juga ditugaskan untuk menyusun laporan perjalanan (study report) secara individu sebagai bentuk refleksi dari hasil pengamatan mereka di lapangan.


Rangkaian kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi laporan pada Senin, 24 Agustus 2026. Dalam sesi tersebut, setiap kelas diwakili oleh tiga orang siswa untuk memaparkan hasil pengamatan serta gagasan mereka di hadapan guru dan rekan-rekannya. Seluruh siswa menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi saat menyampaikan temuan mereka. Kendati demikian, karena keterbatasan waktu, tidak seluruh perwakilan siswa mendapat kesempatan untuk tampil mempresentasikan laporannya secara lisan. Meski begitu, seluruh siswa tetap mengumpulkan laporan tertulis mereka kepada pihak sekolah. Atas kerja keras dan partisipasi aktif tersebut, sekolah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa.

Melalui rangkaian kegiatan kunjungan hingga penyusunan laporan ini, diharapkan siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja tidak hanya memetik nilai-nilai kreativitas dan kewirausahaan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis serta komunikasi dalam menyampaikan gagasan. (Ferdian)


Rabu, 24 Juni 2026

SMA Muhammadiyah 2 SIngaraja Melaksanakan Review Kurikulum dan Workshop Pemjaminan Mutu Internal

SMA Muhammadiyah 2 SIngaraja Melaksanakan Review Kurikulum dan Workshop Pemjaminan Mutu Internal

Sorot Jendela

 Singaraja, 24 JuniSMA Muhammadiyah 2 Singaraja menyelenggarakan kagiatan review kurikulum dan workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal(SPMI) selama dua hari dari tanggal 23-24 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus memperkuat budaya dan mutu sekolah.

dokumentasi hari pertama

Kegiatan review kurikulum yang juga dihadiri oleh ketua majelis dikdasmen ini diikuti oleh kepala sekolah, tenaga pendidik, dan seluruh guru di lingkungan SMA. Melalui forum ini, peserta melakukan evaluasi terhadap kurikulum yang telah diterapkan serta merumuskan berbagai strategi peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan.

Selain review kurikulum, peserta juga mengikuti workshop mengenai Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga sekolah dalam melaksanakan siklus penjaminan mutu secara berkelanjutan, mulai dari pemetaan mutu, perencanaan program, pelaksanaan, evaluasi, hingga tindak lanjut perbaikan.

dokumentasi hari kedua

Melalui kegiatan Review Kurikulum dan Workshop SPMI ini, SMA Muhammadiyah 2 Singaraja menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang unggul, berkarakter, serta berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.  Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan program pendidikan yang lebih relevan, adaptif, dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta perkembangan dunia pendidikan.

Minggu, 25 Januari 2026

Satu Hari, Dua Kategori, Empat Nama, Banyak Cerita

Satu Hari, Dua Kategori, Empat Nama, Banyak Cerita

SMAMUDARAJA


SMAMUDARAJA, Singaraja -  SMA Muhammadiyah 2 Singaraja kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang keagamaan. Dalam ajang  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kecamatan Buleleng, Sabtu, 24 Januari 2026. Festival dan perlombaan seni Al-Qur’an tingkat nasional hingga internasional di Indonesia digelar untuk mengagungkan Al-Qur’an, memperkuat keimanan, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini melombakan berbagai cabang, mulai dari tilawah, hifdzil, syarhil, hingga kaligrafi.

Dalam ajang tersebut, siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja berhasil meraih  juara dalam dua kategori perlombaan membuktikan kualitas dan daya saing. Adapun perolehan prestasi siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja, antara lain:

  1. Aminah (Juara 1 Lomba Syarhil)
  2. Keisya Fahira  (Juara 1 Lomba Syarhil)
  3. Nafisa Zahira  (Juara 1 Lomba Syarhil)
  4. Nesa Nur Aziz ( Juara 2 Lomba Tartil Putri)

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para siswa, bimbingan guru pembimbing, serta dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja terus berkomitmen dalam mengembangkan potensi peserta didik, khususnya di bidang keagamaan dan karakter.

Apresiasi pun disampaikan oleh keluarga besar SMA Muhammadiyah 2 Singaraja kepada seluruh siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama sekolah dalam ajang MTQ tingkat kecamatan. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi, mengasah bakat, serta berani tampil dan berkompetisi secara positif.

Minggu, 14 Desember 2025

Saat Ilmu Bertemu Aksi – Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja

Saat Ilmu Bertemu Aksi – Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja

Sorot Jendela

 

(Bersama Guru Pendamping Ekstrakurikuler, Mahasiswa Asistensi Mengajar & Anggota PMR)

    Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) di SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja merupakan salah satu program pembinaan yang bertujuan untuk mengembangkan karakter peserta didik melalui kegiatan kemanusiaan, keterampilan pertolongan pertama, kedisiplinan, serta pembiasaan sikap tanggap dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Adanya ekstrakurikuler PMR di sekolah ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar teori dasar mengenai kesehatan, mitigasi bencana maupun pertolongan pertama, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung. PMR ini juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk belajar keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan, seperti menolong teman yang sakit, menangani luka ringan, dan memberikan bantuan pertama ketika terjadi kecelakaan kecil. Kegiatan ini juga membantu siswa membangun karakter disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan orang lain.

            Kegiatan PMR di sekolah dilakukan secara rutin dan teratur. Pada setiap pertemuan, siswa mendapatkan materi tentang dasar-dasar seperti contohnya pertolongan pertama. Materi tersebut kemudian dilanjutkan dengan latihan praktik, seperti cara membalut luka, menggunakan mitela untuk membantu patah tulang ringan, serta simulasi menangani korban pingsan. Siswa juga dilatih cara memeriksa kondisi korban, seperti cek napas, denyut nadi, dan tingkat kesadaran. Dengan cara belajar langsung sambil praktik, siswa menjadi lebih mudah memahami materi dan berani mencoba.

            Selain latihan, anggota PMR juga memiliki tugas piket di UKS setiap hari Senin saat upacara bendera. Pada kegiatan ini, dua atau tiga anggota PMR berjaga untuk membantu siswa lain yang merasa pusing, lemas, atau pingsan selama upacara. Tugas ini menjadi pengalaman nyata bagi anggota PMR untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang sudah dipelajari. Sedangkan untuk hari Selasa sampai Jumat tetap berjalan piket menjaga UKS dengan agenda mengecek kelengkapan obat – obatan dan memberikan perawatan sederhana kepada teman yang sakit di UKS misalnya, memberikan minyak kayu putih ketika siswa merasa mual atau kembung atau menyiapkan air hangat untuk membantu meredakan rasa sakit. Melalui rutinitas ini, sebagai anggota PMR mereka dapat belajar menghadapi berbagai kondisi nyata di lingkungan sekolah, sehingga pengalaman mereka tidak hanya sebatas teori atau simulasi. Mereka menjadi lebih peka terhadap kondisi orang lain, terbiasa bekerja dengan tenang dalam situasi yang membutuhkan penanganan cepat, dan mampu menerapkan langkah pertolongan pertama sesuai prosedur. Piket UKS ini memberikan kesempatan bagi anggota untuk belajar secara langsung, membangun rasa percaya diri, dan memperkuat kemampuan komunikasi ketika berinteraksi dengan siswa lain, guru dan staf disana. Dengan demikian, kegiatan piket ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran yang memperkuat keterampilan anggota PMR secara menyeluruh.



(Dokumentasi Pendampingan Ekstrakurikuler)


        Saat pihak sekolah menerima Mahasiswa Asistensi Mengajar, semua Mahasiswa Asistensi Mengajar mendapatkan tugas untuk mendampingi ekstrakurikuler dan penulis sendiri mendapatkan tugas untuk mendampingi ektrakurikuler PMR. Pendampingan ini berupa pendampingan praktik penggunaan mitela, pendampingan pertolongan pertama maupun praktik mitigasi bencana dan juga evaluasi peserta didik saat praktik. Namun dalam pendampingan ini tentunya tetap ada guru pendamping ekstrakurikuler PMR yaitu Ibu Siti Khadijah Sabibi, S.Pd, sedangkan untuk Mahasiswa Asistensi Mengajar yaitu Wika Yosepha dari Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Ni Ketut Alit Ariana Utami dari Program Studi Pendidikan Sejarah.

(Dokumentasi Praktik Mitigasi Bencana)

            Salah satu program Mahasiswa Asistensi Mengajar yang secara tidak langsung berkolaborasi dengan anggota PMR sekolah ini yaitu kegiatan sosialisasi mitigasi bencana yang dilaksanakan pada Kamis, 13 November 2025 dengan menghadirkan pihak BPBD Kab. Buleleng sebagai Narasumber. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi bencana seperti gempa. Dalam kegiatan ini, siswa belajar cara bersikap tenang, mengikuti prosedur evakuasi, serta melakukan tindakan penyelamatan diri dengan benar. Bagi anggota PMR, kegiatan ini juga membantu memperkuat pengetahuan tentang peran mereka sebagai tim yang ikut membantu evakuasi dan memberikan pertolongan pertama saat terjadi keadaan darurat di lingkungan sekolah. Melalui sosialisasi ini, siswa menjadi lebih siap, peduli, dan sadar akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

            Walaupun kegiatan PMR berjalan cukup baik, masih ada beberapa tantangan yang dihadapi. Salah satu kendala yang sering muncul adalah kurangnya alat latihan, seperti spalk dan peralatan medis lainnya. Karena fasilitas masih terbatas, beberapa latihan dilakukan menggunakan alat sederhana seperti mitela. Selain itu, jadwal latihan terkadang berubah karena harus menyesuaikan kegiatan sekolah dan jadwal siswa lainnya. Hal ini menyebabkan sebagian anggota belum bisa hadir secara konsisten dalam setiap latihan. Meskipun begitu, semangat siswa untuk mengikuti PMR tetap tinggi. Banyak di antara mereka yang semakin percaya diri saat melakukan praktik pertolongan pertama dan merasa terbiasa saat bertugas di UKS. Perubahan sikap siswa juga mulai terlihat, seperti menjadi lebih peduli dengan kondisi teman dan lingkungan sekitar. Selain itu, rasa kebersamaan dan solidaritas antaranggota semakin kuat karena sering berlatih dan bertugas bersama.

            Secara keseluruhan, kegiatan PMR di SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja memberikan dampak positif bagi siswa. Mereka tidak hanya belajar teori kesehatan, tetapi juga belajar bagaimana menerapkan keterampilan tersebut dalam kehidupan nyata. PMR menjadi tempat untuk melatih kerjasama, kepemimpinan, empati, kedisiplinan, dan keberanian dalam mengambil tindakan. Harapannya, kegiatan ini dapat terus berkembang dengan dukungan fasilitas yang memadai serta pembina yang aktif, sehingga PMR dapat menjadi ekstrakurikuler yang memberi manfaat besar bagi siswa dan lingkungan sekolah.

Penulis: Wika Yosepha

Mahasiswa Asistensi Mengajar Universitas Pendidikan Ganesha

Jumat, 12 Desember 2025

Siswa Unjuk Kemampuan Olah Vokal dan Ekspresi Lewat Lomba Baca Puisi dalam Rangka Bulan Bahasa Tahun 2025

Siswa Unjuk Kemampuan Olah Vokal dan Ekspresi Lewat Lomba Baca Puisi dalam Rangka Bulan Bahasa Tahun 2025

Sorot Jendela

 

Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa pada Oktober 2025, Mahasiswa Asistensi Mengajar dari Universitas Pendidikan Ganesha berkolaborasi dengan SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja untuk menyelenggarakan serangkaian lomba untuk memeriahkan Bulan Bahasa tersebut. Bulan Bahasa merupakan sebuah peringatan yang dilaksanakan setiap bulan Oktober sebagai wujud menghargai dan mengembangkan bahasa dan sastra Indonesia.

Salah satu cabang lomba yang mengutamakan olah vokal dan ekspresi siswa dalam Bulan Bahasa adalah Lomba Baca Puisi. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja Pengembangan Implementasi Program Strategis (PIPS) yang berkaitan dengan literasi baca tulis. Lomba ini dirancang dengan tujuan meningkatkan minat siswa terhadap karya sastra Indonesia yang indah dan penuh makna. Serangkaian lomba ini dimulai dari pendaftaran peserta (15-27 Oktober 2025), pelaksanaan technical meeting (28 Oktober), pelaksanaan lomba (30 Oktober 2025), dan pengumuman pemenang pada puncak acara (31 Oktober 2025). Serangkaian kegiatan ini sepenuhnya dilaksanakan di SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja.


Lomba ini diikuti oleh 2 siswa setiap kelasnya, sehingga total peserta adalah 6 siswa. Puisi yang dibacakan sudah ditentukan oleh mahasiswa, yaitu puisi dengan judul “Melawan Lupa Untuk Pemuda” karya Destin Juang Bagustin. Puisi ini dipilih karena di bulan yang sama, kita memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2025. Setiap peserta akan membacakan puisi yang sama sehingga mempermudah juri melakukan penilaian. Juri dalam lomba ini melibatkan Ibu Nazila Al-Khatib, S.Pd. selaku Guru Bahasa Indonesia dan Ni Wayan Karunia Wedani selaku Mahasiswa Undiksha yang tentunya memiliki pengalaman mumpuni dalam baca puisi. Ajang lomba baca puisi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha mampu bekerja sama dengan Sekolah Mitra yaitu SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja dalam kegiatan non-mengajar.


Para peserta menampilkan bakat mereka dengan sangat memukau, terlihat dari vokal dan ekspresi mereka yang sangat menjiwai. Puisi dengan tema pahlawan tersebut dibacakan dengan semangat membara dan berkesan bagi pendengarnya sehingga patut diapresiasi. Tak heran, para peserta sudah mempersiapkan diri dengan baik, menggunakan properti pendukung, hingga gestur tubuh yang memukau. Pemenang dalam lomba ini diraih oleh Mutia Dewi dari Kelas XII dengan vokal yang bulat dan ekspresinya yang mampu menghanyutkan hati. Semoga lomba ini menjadi langkah awal bagi para siswa untuk berekspresi lewat karya sastra.



Oleh: Sri Lusiana Br. Lumban Tobing

(Mahasiswa Prodi Pendidikan Sosiologi, Universitas Pendidikan Ganesha)


Kamis, 11 Desember 2025

Serunya Belajar Sosiologi dengan Kuis Roda Putar: Belajar Sambil Bermain

Serunya Belajar Sosiologi dengan Kuis Roda Putar: Belajar Sambil Bermain

Sorot Jendela

 



                      

Pembelajaran Sosiologi sering kali dianggap sebagai mata pelajaran yang penuh teori, konsep, dan istilah sehingga membuat siswa merasa cepat jenuh dan bosan (Devi, dkk. 2019). Terlebih lagi, banyaknya teori yang harus dihafal kerap membuat mereka merasa pusing tujuh keliling dalam memahami berbagai konsep sosiologi. Namun, melalui penggunaan media pembelajaran yang tepat, materi yang kompleks seperti penelitian sosial sebenarnya dapat dipelajari dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan bermakna. Salah satu media interaktif yang terbukti efektif adalah kuis roda putar (spin wheel) berbasis Wordwall. Media ini tidak hanya membuat pembelajaran terasa seperti permainan, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir kritis, aktif, dan berkompetisi secara positif.

Penggunaan kuis roda putar dalam pembelajaran materi penelitian sosial memberikan pengalaman belajar yang lebih hidup karena seluruh siswa kels X di SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja terlibat langsung dalam proses tanya jawab yang interaktif. Ketika roda diputar, siswa merasakan antusiasme dan rasa penasaran terhadap pertanyaan apa yang akan muncul. Suasana kelas menjadi lebih menyenangkan, terlebih ketika siswa saling berebut untuk menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat. Kondisi ini mampu meningkatkan fokus dan memotivasi mereka untuk memahami materi, mulai dari langkah-langkah penelitian sosial, konsep etika penelitian, teknik pengumpulan data, hingga perbedaan antara data primer dan sekunder. Berbeda dengan menggunakan pendekatan metode ceramah yang cenderung pasif. Kuis roda putar memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat aktif dan menunjukkan pemahaman mereka secara langsung.

Tidak hanya itu, media ini juga mampu menumbuhkan rasa percaya diri siswa kelas X. Mereka yang biasanya malu-malu atau ragu berbicara di depan kelas menjadi lebih berani karena suasana permainan membuat mereka proses menjawab kuis terasa lebih santai dan menyenangkan. Selain itu, semangat kompetisi yang sehat muncul ketika mereka berusaha menjadi yang tercepat atau yang paling tepat dalam memberikan jawaban. Perlahan-lahan, sikap aktif ini membentuk kebiasaan belajar yang lebih baik dan mendorong pemahaman materi yang sudah disampaikan secara mendalam.

Dari sisi pedagogis, penggunaan kuis roda putar juga mendukung penerapan pembelajaran berbasis student-centered learning, di mana siswa menjadi pusat aktivitas belajar (Solichah, dkk. 2023). Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi, melainkan fasilitator yang memandu jalannya permainan dan memastikan proses pembelajaran tetap sesuai tujuan. Hal ini sangat relevan diterapkan dalam mata pembelajaran Sosiologi yang menuntut pemahaman konsep secara mendalam. Sehingga adanya media kuis putar ini, guru dapat menyesuaikan pertanyaan berdasarkan tingkat kesulitan maupun topik yang sedang dipelajari.

Penulis: Kadek Widiantini

Mahasiswa Asistensi Mengajar Universitas Pendidikan Ganesha

Refrensi:

Devi, D., Sulistyarini, S., & Salim, I. (2019). Analisis Pelaksanaan Literasi Digital Dalam Proses Pembelajaran Sosiologi Di Kelas Xi Iis Man 1 Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)8(7), 348-359.

Solichah, M. A., Hartatik, S., & Ghufron, S. (2023). Pemanfaatan media roda putar dalam pembelajaran di sekolah dasar. Wahana Sekolah Dasar31(1), 48-60.

 

Sabtu, 01 November 2025

Bulan Bahasa 2025: Bijak Berbahasa Cerdas Berkarya

Bulan Bahasa 2025: Bijak Berbahasa Cerdas Berkarya

Sorot Jendela

Oktober, diperingati sebagai Bulan Bahasa Indonesia. Momen ini menjadi pengingat peristiwa Sumpah Pemuda, tepatnya pada 28 Oktober 1928 Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa resmi yang digunakan untuk bermasyarakat. SMA Muhammadiyah 2 Singaraja menjadi salah satu sekolah yang rutin mengadakan kegiatan memperingati Bulan Bahasa. 

Pelaksanaan Bulan Bahasa berjalan selama dua hari pada tanggal 30 dan 31 Oktober 2025. Acara Bulan Bahasa diisi dengan lomba-lomba dan persembahan dari kolaborasi siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Singaraja dan mahasiswa Asistensi Mengajar Univeritas Pendidikan Ganesha(Undiksha). 

Beragam lomba yang diadakan dalam kegiatan Bulan Bahasa antara lain membuat majalah dinding, membaca puisi, mendongeng, dan lomba cerdas cermat. Masing-masing kelas wajib mengirimkan perwakilan untuk berpartisipasi.

Selain perlombaan, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan tari melayu "Selayang Pandang" Oleh siswi ekstrakulikuler Tari Nusantara, dan Sosiodrama dengan judul "Peristiwa Penurunan Bendera Belanda di Pelabuhan Tua Buleleng" yang merupakan hasil kolaborasi siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Singaraja dan Mahasiswa Asistensi Mengajar.

Dengan mengangkat tema "Bijak Berbahasa Cerdas Berkarya", kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa dan sastra Indonesia, sekaligus melatih kreativitas serta kerja sama antarwarga sekolah. Melalui Bulan Bahasa, pihak sekolah ingin menanamkan kebanggaan berbahasa Indonesia.

Acara berlangsung meriah dan penuh semangat. Siswa-siswi tampak antusias mengikuti setiap kegiatan yang telah disiapkan panitia. Diharapkan kegiatan Bulan Bahasa ini dapat menjadi agenda tahunan yang semakin mempererat hubungan antara siswa dan mahasiswa serta menumbuhkan semangat berbahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan generasi muda.

Minggu, 19 Oktober 2025

Belajar Public Speaking, Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi?

Belajar Public Speaking, Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi?

Ahmad Ferdian

Public speaking adalah sebuah seni berbicara di depan umum untuk menyampaikan ide dan opini di hadapan banyak orang. Kemampuan ini penting dikuasai untuk menyampaikan ide secara sistematis dan terstruktur, menyampaikan dan mempertahankan pendapat, melaksanakan diskusi dengan baik, menambah kepercayaan diri, melaksanakan presentasi, menambah kewibawaan, dan sebagai sarana pengembangan diri. Keterampilan ini perlu dikuasai karena tidak sedikit orang merasa gugup dan gemetar saat berbicara di depan umum (Rahmayanti et al., 2024).

Keterampilan berbicara di depan umum perlu dikuasai sejak dini, khususnya saat mulai menginjak usia remaja. Pada masa inilah seseorang mengalami pembentukan identitas diri dan mengaktualisasikan dirinya. Keterampilan ini perlu dikuasai agar anak memiliki bekal sebagai pemimpin di masa depan. Public speaking sebagai bekal awal anak agar mampu menyampaikan ide dengan baik, memiliki rasa percaya diri, serta mampu mempengaruhi orang lain (Mashudi et al., 2021).

SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja sebagai tempat menuntut ilmu juga peka terhadap kebutuhan siswa akan keterampilan tersebut. Di sekolah ini, siswa diberikan kebebasan dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, diskusi, serta presentasi di depan kelas. Hadirnya Mahasiswa Asistensi Mengajar dari Universitas Pendidikan Ganesha yang memiliki pengalaman dalam public speaking di kampus berkesempatan untuk berbagi pengalaman kepada siswa. SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja juga memberikan ruang seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk melaksanakan pelatihan public speaking tersebut. Kalau bukan sekarang, kapan lagi?

Antusias siswa yang tinggi-pun sangat terlihat dari jumlah pendaftar yang ingin mengikuti pelatihan tersebut. Lebih dari 50% siswa dari Kelas X-XII memiliki ketertarikan untuk meningkatkan skill public speaking mereka, bukan hanya perempuan tetapi laki-laki juga. Apa saja kegiatan yang dilaksanakan dalam pelatihan ini?

1.       Cara mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan umum.

Salah satu kendala yang dihadapi siswa saat berbicara di depan umum adalah rasa gugup. Perasaan ini sering kali membuat suara berubah menjadi gemetar sehingga tidak maksimal dalam menyampaikan informasi. Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengatasi rasa gugup seperti melatih kestabilan pernapasan (tarik dan buang napas), menguasai materi atau topik yang sedang dibahas, dan latihan rutin.

2.       Cara mengatur gerakan tubuh

Gerakan tubuh yang baik akan mendukung seseorang menyampaikan informasi lebih baik. Saat berbicara di depan umum, kita harus menunjukkan gerakan tubuh yang tegak, menggunakan gerakan tangan untuk mendukung penyampaian informasi, dan melakukan kontak mata dengan audiens.

3.       Cara mengatur suara

Selain penampilan, suara menjadi salah satu aspek penting dalam berbicara di depan umum. Dalam menyampaikan informasi, kita harus berbicara dengan tegas, menggunakan intonasi (memberi nada pada suara), dan beri jeda per kalimat agar informasi yang disampaikan mudah dipahami.

 

4.       Praktek

Setelah mendapatkan pemahaman terkait seni berbicara di depan umum, mahasiswa akan mengajak siswa mempraktikkannya satu per satu di depan kelas. Setiap siswa akan mendapatkan giliran ke depan agar mereka terbiasa berbicara di hadapan orang lain.

Dengan antusias siswa yang tinggi, pelatihan ini diharapkan memberikan dampak yang positif dan mencetak siswa-siswa yang berani berbicara di depan umum. Setelah menguasai skill public speaking, siswa diharapkan memiliki keberanian untuk tampil dan mengemukakan pendapat dengan cara yang lebih baik dan sistematis.

Penulis: Sri Lusiana Br. Lumban Tobing

Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Ganesha

Daftar Pustaka:

Mashudi, T., Kurniawan, R., Hesti, R. M., & Purwandari, E. (2021). Membangun Kepercayaan Diri Remaja Melalui Pelatihan Public Speaking Guna Menghadapi Era Industri 4.0. Abdi Psikomi, 1(2), 79–88.

Rahmayanti, S., Asbari, M., & Fajrin, S. F. (2024). Pentingnya Public Speaking guna Meningkatkan Kompetensi Komunikasi Mahasiswa. Journal of Information Systems and Management (JISMA), 3(3), 11–14.

Sabtu, 27 September 2025

"Slay Abis"! Aminah Sabet Juara I Pidato di Singaraja dan Bali!

"Slay Abis"! Aminah Sabet Juara I Pidato di Singaraja dan Bali!

Sorot Jendela


🥇 JUARA 1 NO CAP! Aminah  Lomba Pidato Tingkat Kabupaten di Singaraja & Provinsi di Bali!

SINGARAJA-BALI— Ada kabar sat set yang bikin kita semua super proud! Aminah, siswi kece dari SMAS MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA, baru aja ngeslay banget di dunia perpidatoan Pulau Dewata. Gimana enggak? Setelah juara 1 di tingkat Kabupaten (Singaraja), dia kembali borong Juara 1 di Tingkat Provinsi (Bali)! Yes, you read that right!

Wait, yang lebih gokil lagi: ini pertama kalinya Aminah ikutan lomba pidato individu! Dari yang awalnya cuma coba-coba, sekarang dia udah gas pol ke tingkat Nasional! 🔥

🧠 Mindset Juara: Experience Is The New Rich

Saat diwawancarai, Aminah spill perasaannya. Dia bilang, semua ini literally nambah pengalaman banget.

"Awalnya nervous karena ini first time aku lomba pidato individu. tapi aku inget kalo ini bukan soal pemenang tapi soal kita yang menampilkan yang terbaik dari diri kita.. , and WOW I DID IT 🧏🏻‍♀, Alhamdulillah lolos sampai ke tingkat nasional" kata Aminah dengan keharuannya.

Dia juga ngasih advice buat bestie-bestie di luar sana:

"Pokoknya, jangan ragu nerima tawaran lomba atau challenge apapun! Karena, kalo udah rezeki, emang enggak ke mana-mana, kan? Kalo udah mindset-nya gini, serius deh, semuanya jadi ngalir aja kek air. Enggak perlu overthinking!"

Tips & Trik: Support System On Top!

Selain skill pidato yang enggak kaleng-kaleng, Aminah juga flexing support system terbaiknya.

"Aku enggak henti-henti dan selalu minta do'a ke orang tua sama temen-temen ku juga."

Sekarang, Aminah lagi fokus buat persiapan Lomba Pidato Tingkat Nasional. Good luck buat Aminah! Semoga bisa Slay lagi dan bawa pulang piala! We're rooting for you! 🥳 Wow! 🤩 


Penulis: Zubaidah Nacia (Siswi Kelas XI IPS)

Selasa, 24 Juni 2025

11 Siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja Siap Berlaga di OSN Kabupaten!

11 Siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja Siap Berlaga di OSN Kabupaten!

Ahmad Ferdian


Singaraja, 25 Juni 2025 – Sebanyak 11 siswa-siswi terbaik dari SMA Muhammadiyah 2 Singaraja mengikuti kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kabupaten Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tanggal 24 dan 25 Juni 2025.

Kegiatan OSN tahun ini dibagi dalam dua hari pelaksanaan. Pada tanggal 24 Juni 2025, 8 perwakitan peserta mengikuti seleksi untuk bidang lomba Matematika, Geografi, dan Biologi. Sementara itu, pada tanggal 25 Juni 2025, 3 perwakilan peserta mengikuti lomba bidang Ekonomi dan Kimia.

Kompetisi ini bertujuan untuk menjaring siswa-siswi berprestasi di tingkat kabupaten yang nantinya akan mewakili daerah dalam ajang OSN tingkat provinsi. Para peserta dari SMAMuhammadiyah 2 Singaraja telah mempersiapkan diri dengan baik melalui bimbingan intensif dan try-out sejak beberapa bulan sebelumnya.

Kepala sekolah SMAMuhammadiyah 2 Singaraja menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh peserta, Kami bangga dengan semangat dan perjuangan anak-anak kami. OSN bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi akademik dan karakter siswa. Semoga hasil terbaik dapat diraih oleh para siswa, dan mereka mampu melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi dan nasional.

Kamis, 20 Maret 2025

Pesantren Ramadhan Momen untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa

Pesantren Ramadhan Momen untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa

Ahmad Ferdian

 


Kamis (20/3) SMA Muhammadiyah 2 Singaraja menggelar Pesantren Ramadhan, yang bertujuan untuk mendekatkan siswa pada ajaran agama Islam serta membentuk karakter islami. 

Kegiatan ini diselenggarakan dengan berbagai aktivitas, mulai dari tadarus Al-Qur'an, Kajian, hingga menjadi imam sholat. Kegiatan ini tidak hanya difokuskan pada pemahaman agama, tetapi juga mengajarkan siswa untuk saling berbagi dibulan penuh berkah ini. 

Dalam sambutannya, Bapak Sarwanto selaku Kepala SMA Muhammadiyah 2 Singaraja menyampaikan, kegiatan Pesantren Ramadhan di sekolah bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperdalam pemahaman agama, serta momen yang tepat untuk meningkatkan iman dan taqwa. “Dengan kegiatan ini, diharapkan siswa bisa lebih mengenal dan menjalani ajaran Islam dengan baik, serta dapat menjadi momen yang tepat untuk meningkatkan Iman dan Taqwa,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini hadir pula Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendamping SMA Muhammadiyah 2 Singaraja. Dengan adanya Pesantren Ramadhan di sekolah, diharapkan siswa tidak hanya dapat meningkatkan kualitas ibadahnya selama bulan Ramadhan, tetapi juga dapat menerapkan nilai-nilai yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk karakter islami.

Penulis: Syarif Hidayat

Jumat, 16 Agustus 2024

Semarak Merdeka SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.

Semarak Merdeka SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.

HumasSMKM
Penulis : Syarif Hidayat
Semarak Lomba 17 Agustus di SMA Muhammadiyah 2 Singaraja
Singaraja, 16 Agustus 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, SMA Muhammadiyah 2 Singaraja mengadakan serangkaian lomba yang melibatkan seluruh siswa. Acara ini dilaksanakan di lapangan sekolah dengan semangat dan antusiasme tinggi.

Lomba yang diadakan mencakup berbagai kategori, mulai dari lomba tarik tambang, balap karung, estafet karet hingga lomba estafet pingpong. Tidak hanya itu, lomba-lomba tersebut juga diikuti oleh guru dan staf sekolah, menambah keceriaan suasana.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mempererat kerjasama dan kebersamaan bukan hanya antar siswa tetapi dengan seluruh guru dan pegawai di sekolah” ungkap Dhafrian Ababil selaku Ketua PR IPM SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.

Ababil menambahkan pemenang lomba akan mendapatkan berbagai hadiah sebagai bentuk apresiasi. Menurutnya hal ini dapat memicu kreativitas, sportivitas dan semangat juang mereka.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Singaraja Bapak Sarwanto juga menyampaikan dengan diadakannya acara ini, diharapkan semangat nasionalisme dan kebersamaan di kalangan siswa dapat terus terjaga dan berkembang. 
Bapak Sarwanto juga menambahkan bahwa lomba-lomba ini juga merupakan serangkaian kegiatan yang akan dilanjutkan dengan Upacara Peringatan HUT RI ke- 79 esok hari. Ini adalah momen penting untuk mengingat jasa para pahlawan dan merenungkan arti kemerdekaan.

Sabtu, 03 Agustus 2024

Tuntasnya Sebuah Amanah

Tuntasnya Sebuah Amanah

HumasSMKM
Sabtu (3/8) 2024, pelataran Masjid Al Manar dan halaman komplek perguruan Muhammadiyah Buleleng tampak riuh dan ramai oleh para guru dan pegawai SD, SMP dan SMA Muhammadiyah Singaraja. Mereka berkumpul dalam agenda bulanan yaitu Pengajian Bulanan diantara guru/pegawai bersama Dikdasmen dan PDM Buleleng sekaligus dirangkai dengan pelaksanaan acara Serah Terima Jabatan Kepala SMA Muhammadiyah 2 Singaraja dari DM. Edy Suprayitno kepada Drs. Sarwanto.

Pelaksanaan pengajian dan Sertijab kali ini seperti biasa diawali dengan Tauziah dari Muhammad Ali Susanto, M.Pd selaku Ketua PDM Buleleng dengan mengangkat tema ikhlas dan istiqamah dalam menjadi pendidik di Muhammadiyah. 

Dalam paparannya Ali Susanto menegaskan kepada semua guru dan pegawai yang hadir dari SD, SMP dan SMA agar tetap istiqamah dan ikhlas dalam melaksanakan tugas dan amanahnya. 

Tidak terlalu lama, kegiatan pengajian bulanan berakhir dan dilanjutkan dengan acara Sertijab Kepala SMA Muhammadiyah 2 Singaraja, yang diawali dengan sambutan atau prakata dari Kepala SMA Muhammadiyah 2 Singaraja yang baru bapak Drs. Sarwanto. Dalam sambutannya beliau memastikan semua yang baik-baik pada saat kepemimpinan Kepala Sekolah yang lama pasti akan dilanjutkan dan dikembangkan.

Sementara mantan Kepala SMA Muhammadiyah 2 Singaraja DM. Edy Suprayitno menyampaikan 3 hal saat diberikan kesempatan menyampaikan sedikit prakata.

" ada 3 hal yang ingin saya sampaikan pada kesempatan ini, pertama TERIMA KASIH telah memberikan saya kesempatan untuk belajar banyak di SMA Muhammadiyah 2 Singaraja untuk memahami dan mengerti berbagai hal tentang management sekolah dan juga mempelajari dan memahami berbagai karakter diantara kita. Kedua MAAF kan semua khilaf dan salah saya dan keluarga selama kami bertugas dan berinterkasi di Singaraja. Saya yakin banyak harapan dari semua pihak yang tidak bisa saya penuhi. Dan yang ketiga atau yang terakhir HARAPAN saya SMA Muhammadiyah 2 Singaraja akan semakin berkembang dan berkemajuan sebagaimana VISI Sekolah." Pungkas sosok guru SMK Muhammadiyah Denpasar ini mengakhiri. 

Acara Sertijab akhirnya selesai dengan ditandai penyerahan cendera mata dari Ketua Dikdasmen kepada Kepala Sekolah yang sudah berakhir masa tugasnya, dan sebuah Buku dengan judul Sebuah Catatan Kecil "Mengawal Sebuah Amanah" karya DM. Edy Suprayitno Kepala Sekolah yang sudah purna tugas diserahkan kepada Drs. Sarwanto selaku Ketua Dikdasmen.

Kamis, 18 Juli 2024

KEGIATAN PEMBIASAAN SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.

KEGIATAN PEMBIASAAN SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.

HumasSMKM
 
Kegiatan pembiasaan hari ini Kamis (18/7) 2026, dimulai dengan Tadarus Alquran yang dipandu oleh IPM yaitu Nafis, Ababil dan Hakim. Pembacaan Alquran berlangsung khidmat dan diikuti dengan tertib oleh seluruh siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja. Setelah tadarus Alquran selesai dilanjutkan dengan pengumuman yang diberikan oleh Waka Kesiswaan, terkait informasi kegiatan fortasi yang akan dilakukan pada hari ini dan kegiatan untuk kelas XI dan XII yaitu stor hafalan, menginformasikan tentang jadwal pelajaran dan pembersihan kelas. 

Setelah informasi disampaikan dilanjutkan oleh pak Sarwanto selaku ketua Dikdasmen untuk menyapa siswa SMA Muhammadiyah dan menginstruksikan kepada siswa untuk menuliskan saran dan masukkan kedepannya untuk kemajuan proses belajar mengajar di SMA Muhammadiyah 2 Singaraja agar lebih baik kedepannya dan berkemajuan. Siswapun menuliskan saran dan masukkannya diselembar kertas dan diserahkan kepada Pak Sarwanto. Hal ini tentunya sangat berarti bagi sekolah sebagai bahan masukkan untuk lebih baik kedepannya dalam memfasilitasi siswa dalam proses pembelajaran.

Penulis : Bunga Mustika, M.Pd

Senin, 15 Juli 2024

SEMANGAT FORTASI DI TAHUN AJARAN BARU 2024-2025

SEMANGAT FORTASI DI TAHUN AJARAN BARU 2024-2025

HumasSMKM


Tidak terasa tahun ajaran baru 2024/2025 sudah di depan mata, seluruh siswa bersemangat untuk memulai kegiatan belajar di sekolah baik dari tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK. Seluruh siswa bergembira menyambut tahun ajaran baru ini terutama bagi siswa yang naik tingkat ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi serta siswa yang naik ke kelas berikutnya. 

Semarak fortasi ( Forum Ta’aruf Siswa) juga begitu terasa di SMA Muhammadiyah 2 Singaraja. SMA Muhammadiyah 2 Singaraja yang digawangi oleh IPM SMA Muhammadiyah 2 Singaraja dan didampingi dewan guru mempersiapkan dengan baik dan maksimal masa Ta’aruf siswa ini sebagai ajang pengenalan lingkungan sekolah kepada siswa baru. 
Kegiatan fortasi dimulai pada hari Senin 15 Juli 2024 dibuka secara serentak pada tingkat SMP dan SMA oleh Ketua Dikdasmen, Bapak Drs. Sarwanto, sekaligus penyematan kartu tanda peserta secara simbolis kepada siswa baru tingkat SMP dan SMA. 

Kegiatan fortasi berlangsung dari tanggal 15 Juli – 19 Juli 2024, dan diisi dengan berbagai kegiatan bermanfaat serta penyampaian materi fortasi mulai dari materi pengenalan visi misi sekolah, pengenalan wiyata mandala dan kurikulum, pengenalan lingkungan sekolah dan tata tertib sekolah, materi keislaman dan kemuhammadiyahan dan dilanjutkan dengan materi pelajar anti bullying, pencegahan pergaulan bebas dan kejahatan remaja, ke-IPMan. 
Kegiatan berlangsung padat dan tertib seluruh siswa baru mengikuti rangkaian agenda fortasi dengan baik dan disiplin. Materi-materi yang diberikan selama kegiatan fortasi ini diharapkan dapat dipahami dan dicerna dengan baik oleh seluruh peserta sehingga dalam kegiatan pembelajaran di SMA Muhammadiyah 2 Singaraja dapat berjalan sesuai dengan lancar dan disiplin sesuai dengan aturan yang berlaku, serta siswa dapat termotivasi dalam belajar dan mengembangkan diri sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki dan menjadi siswa yang berkemajuan dan berakhlak mulia.  

Senin, 01 Juli 2024

Merawat "Berkemajuan",  SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.

Merawat "Berkemajuan", SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.

HumasSMKM
Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu, hingga menyisakan beberapa hari lagi persiapan perhelatan pembelajaran Tahun Pelajaran 2024/2025 akan segara dimulai. 

Dengan tetap mengusung semangat Visi " Insan Berkemajuan dan Berakhlak Mulia ", kami mulai melakukan pembenahan-pembenahan guna menyambut perhelatan pembelajaran Tahun Pelajaran 2024/2025.

Ruang guru adalah ruang central dimana generator penggerak proses pembelajaran akan direncanakan, dirancang dan akhirnya dieksekusi kepada peserta didik. Ruang guru tidak hanya sebuah tempat penghilang lelah, penat atau sekedar tempat duduk sambil menunggu waktu akan mengajar atau tempat menyedot kopi setelah selesai mengajar.

Namun ruang guru adalah, berpusatnya semua ide dan pemikiran para guru akan nasib dan masa depan para peserta didik kedapan. 
Menjadi sangat penting ruang guru di poles, ditata dan dipersiapkan dengan sebaik dan senyaman mungkin sehingga para guru dan semua komponen pelaku pendidikan dapat mengkonsentrasikan dirinya dalam mempersiapkan proses pembelajaran. Sehingga dapat menghasilkan program dan kegiatan yang sejalan dengan Visi dan Misi sekolah.

Semoga dengan semangat "Insan Berkemajuan dan Berakhlak Mulia", SMA Muhammadiyah 2 Singaraja selalu menjadi ruang yang menyenangkan dan menginspirasi baik bagi para Pendidik maupun para peserta didik, sehingga tercapai kader-kader yang memiliki pemikiran terbuka, cerdas dan dibalut dengan adab dan akhlak yang mulia.


Minggu, 30 Juni 2024

Perubahan Kecil Itu...! (Mengawal Semangat Berkemajuan SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.)

Perubahan Kecil Itu...! (Mengawal Semangat Berkemajuan SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.)

HumasSMKM
Empat tahun lalu saya memulai melaksanakan tugas sebagai Kepala SMA Muhammadiyah 2 Singaraja. Pelaksanaan tugas ini adalah atas dasar permintaan Ketua PDM Buleleng kepada Ketua PDM Denpasar   empat tahun silam.

Sebagai guru dan sekaligus kader Muhammadiyah tentu saya mengamini penugasan itu, setelah sebelumnya berdiskusi dan berkonsultasi dengan istri yang akan diajak melaksanakan amanah tersebut bersama. 

Sebagai guru yang diberikan tugas sebagai Kepala Sekolah untuk pertama kalinya, jujur saya merasa kosong sama sekali terkait segala hal yang berhubungan dengan tugas sebagai Kepala Sekolah. Namun dengan pengalaman yang cukup menjadi guru sejak 2006 dan memimpin beberapa organisasi dimana dibutuhkan komunikasi yang baik dalam pergerakannya, tugas perdana sebagai Kepala Sekolah tidak terlalu bermasalah.

Dengan segala kesederhanaan dan kekurangan baik pengalaman maupun waktu, karena nyaris 2 tahun masih berkecamuk pandemi covid 19 hingga pertengahan 2022, saya berusaha menjalankan tugas dengan metode "learning by doing". Saya lakukan semua tugas yang tentunya sangat baru bagi saya dengan terus berkonsultasi dengan kawan-kawan guru lainnya dan pastinya tidak henti-hentinya bertanya dengan pengawas managerial SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.

*Pembelajaran Khusus*

Melihat keterbatasan fasilitas yang sekolah miliki, tentu kita tidak boleh berdiam diri dalam membuat program sekolah. Khususnya bagi anak-anak kita kelas XII yang baru saja menghadapi Ujian Sekolah. Pada tahun Pertama saya bertugas selain dikarenakan masih terjadinya pandemi covid 19, anak-anak kelas XII setelah Ujian Sekolah sama sekali tidak ada kegiatan. 

Pada tahun berikutnya, kelas XII paska Ujian Sekolah kita siapkan program yang saya beri nama "Pembelajaran Khusus" dimana dalam program tersebut anak-anak kelas XII kita berikan berbagai materi baik yang berhubungan dengan akademik bagi anak-anak yang akan lanjut kuliah, maupun berbagai materi yang berisikan informasi terkait peluang bisnis dan motivasi hidup setelah mereka tamat nanti.

Pembelajaran Khusus ini diberikan agar anak-anak kelas XII bisa mempersiapkan diri baik akan melanjutkan kuliah maupun lanjutkan hidup dengan bekerja. 

Khusus tahun ini, "Pembelajaran Khusus" bagi kelas XII selain melakukan kunjungan belajar ke beberapa instansi baik pemerintah maupun swasta sebagaimana tahun lalu, tahun ini anak-anak kelas XII diberikan tambahan pelatihan penyablonan sederhana dan langsung membuat produk sablon berupa baju kelas.

*Podcast SMAMUDA RAJA*

Dalam kondisi sarana dan prasarana  yang tidak bisa dikatakan lengkap dan serba ada, sekali lagi kreatifitas kita tidak boleh kalah atau bahkan terhenti. Melihat zaman yang sudah sangat maju dan digitalisasi sudah tidak bisa terbendung lagi, saya nekat membuat studio super mini dan super sederhana setelah berkonsultasi bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas. 

Akhirnya Podcast yang saya beri nama SMAMUDA RAJA akhirnya terbentuk walau diawali dengan berbagai kekurangan dan keterbatasan. Namun dengan semangat berkemajuan Podcast SMAMUDA RAJA hingga kini terus mengudara dan memberikan efek positif bagi keberadaan SMA Muhammadiyah 2 Singaraja dikalangan masyarakat umum. 

*Web Site Sekolah*

Walau SMA Muhammadiyah 2 Singaraja hanya sekolah kecil yang berada di ujung utara pulau Bali, namun dengan adanya Web Site sekolah, SMA Muhammadiyah 2 Singaraja menjadi dikenal lebih luas dengan adanya berita-berita kegiatan yang di share melalui Web Site sekolah tersebut.

*Perubahan kecil itu...* menjadi semakin memberikan semangat berkemajuan bagi sekolah walaupun kecil, dengan adanya team pelaksana yang sangat paham dengan tugas dan fungsinya dalam mengawal semua program yang dibuat, walau dengan berbagai kekurangan dan kelemahannya.

Kamis, 27 Juni 2024

Melukis Sepi

Melukis Sepi

HumasSMKM


RUANG PUISI

Pagi ini sudah tidak ada lagi puisi
Hanya Segurat celoteh yang nampak basi
Tak ada yang peduli, karena ia tak lagi berarti...

Pagi ini agak susah mencari inspirasi
Hanya sebuah renungan sunyi tanpa arti
Tak ada yang mendengar, karena ia hanya sepotong ilusi

Pagi ini pun susah sekali untuk  berkreasi
Yang ada hanya ide sarat halusinasi
Karena Karya saat ini seperti ilusi yang sulit diapresiasi

Namun... pagi ini aku tetap bisa berdiri bahkan berlari
Hanya untuk pastikan...aku masih punya jati diri yang tak akan pernah mati.

Rabu, 26 Juni 2024

Seklumit Kisah, Guru - guru Tangguh SMA Muhammadiyah 2 Singaraja. (Bangga Pernah ada didalamnya)

Seklumit Kisah, Guru - guru Tangguh SMA Muhammadiyah 2 Singaraja. (Bangga Pernah ada didalamnya)

HumasSMKM

" baik teman-teman sejawat, ijinkan saya memperkenalkan diri lagi sebelum kita akan memukai dan lama bekerjasama di sekolah yang kita jadikan salah satu sandaran penghidupan dunia dan akherat kita."

Demikianlah 4 tahun lalu saya membuka komunikasi bersama para pejuang-pejuang tangguh pendidikan. Saya yakinkan diri saya dan mereka semua para guru dan pegawai bahwa saya adalah mitra, partner dan kawan sejawat.

Sungguh, saya sebagai Kepala Sekolah (sebutan formal dari pemerintah), komandan, koordinator apapun itu hanyalah sebuah sebutan dan sebuah posisi tugas tambahan yang diberikan. Yang terpenting adalah bagaimana cara kita bersama mampu membangun sebuah komunikasi yang asik, elegan dan pastinya mencerdaskan antara Kepala dan guru-guru.

Ini penting saya sampaikan diawal saya bertugas sebagai Kepala SMA Muhammadiyah 2 Singaraja, agar diantara kita tidak ada sikap-sikap yang tidak penting baik secara non verbal maupun verbal. Bagi saya Kepala sekolah adalah hanya jabatan tambahan saya sebagai guru, bukan tiba-tiba berubah menjadi bos, karena sebagian guru-guru dibelahan daerah sana, sangat sering menyebut bos kepada Kepala Sekolah.  Bos? dari mana asalnya Kepala Sekolah dipanggil bos, wong gajiannya sama diberikan setiap bulan dan tugasnya juga sama dalam rangka mengawal management pendidikan yang sedang dijalankan. Pun saya pastikan tidak ada gerakan-gerakan yang berlebihan, biasa saja sebagaimana adab seseorang kepada orang lain dimana kesan yang dimunculkan adalah saling hormat menghormati.

Sejak awal saya pastikan jangan ada "dia" diantara kita. Maksud saya dalam komunikasi jangan ada jarak antara saya selaku Kepala Sekolah dan kawan-kawan selaku guru dan pegawai. Kalau toh kita harus dan musti berdiskusi akhirnya berdebat ya tidak apa-apa, justru itu artinya diskusi kita benar-benar asli bukan semu dan sekedar gimik. Saya memahami hubungan antara Kepala sekolah dan para guru adalah hubungan intelektual yang didalamnya harus ada respect terhadap kemampuan akademik dan spiritual yang pastinya sudah dimiliki oleh kita bersama.

Begitulah saya memulai penugasan saya dengan memastikan sistem komunikasi kita tidak akan ada "dia" diantara kita, namun tetap menjaga adab dan akhlak kita masing-masing.

Selanjutnya saya persilahkan kawan-kawan sejawat untuk berkenalan satu persatu, sambil menyantap kue basah hasil membeli dari pasar dekat sekolah.

Sufiranto, A.Md ia adalah gurunya para guru di SMA Muhammadiyah 2 Singaraja, bagaimana tidak beberapa guru SMA Muhammadiyah 2 Singaraja adalah mantan siswanya yang kini memiliki status yang sama dengannya yaitu sebagai guru. Tidak pernah atau belum pernah bliau menyerah dan berhenti sebagai guru di SMA Muhammadiyah 2 Singaraja sementara banyak guru-guru muda yang akhirnya harus berhenti ditengah jalan karena tidak "betah" menjadi guru. Dengan dedikasinya bapak Sufi demikian bliau biasa akrab dipanggil juga melatih anak-anak peserta didik dalam hal kepanduan dan mengajar anak-anak pada mata pelajaran TIK.

Latifah, S.Pd, sebagai alumni SMA Muhammadiyah 2 Singaraja, sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, bliau meyakinkan dirinya untuk mengabdikan diri di almamaternya semenjak menyelesaikan kuliahnya dari Undiksha Singaraja. Mengampu pelajaran Geografi sejak 2013 ibu Latifah menjadi guru yang sangat berdidikasi terhadap proses pendidikan di SMA Muhammadiyah 2 Singaraja. Tidak menjadi penghalang baginya, dengan penghasilan yang minim selama bertahun-tahun mengajar, namun bliau tetap bersemangat dan serius dalam hal mendampingi anak-anak disetiap paginya dalam kegiatan pembiasaan tadarus Alquran.

Ahmad Fajarisma, M.Pd, selaku guru mata pelajaran Matematika dan juga selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, yang identik dengan aura serius dan banyak beban fikiran, namun bagi bliau sangat berbeda. Dengan keahliannya memainkan gitar dan beberapa alat musik termasuk orgen suasana ruang guru menjadi ajang konser sekali-kali dengan vokalisnya saya sendiri dan beberapa kawan guru lainnya memainkan alat musik. Namun sayang di awal tahun 2024 pada bulan Maret pak Fajar harus mengundurkan diri dari SMA Muhammadiyah 2 Singaraja setelah hampir 6 tahun bersama-sama mengadi di sekolah ini.

Ahmad Anshar, S.Pd, salah satu guru kami yang mengampu pelajaran PKn dan merangkap sebagai Wakil Kepala Sekolah Sarana dan Prasarana dan diawal juga pernah menjadi Waka Kesiswaan adalah sosok yang santai dan dekat dengan para siswa terutama laki-laki. Bliau juga salah satu guru yang handal dalam memainkan gitar dan sering menyanyikan lagu secara solo disela-sela menunggu jadwal mengajar atau setelah jam mengajar usai.

Din Prestasi Sudirman, M.Pd., seorang guru bahasa Arab dan PAI. Sosok guru religius yang sering diminta mendampingi anak-anak PR IPM dalam hal Keagamaan dan Dakwah Islam.

Nur Minah, S.Pd, sosok guru pendiam dikala tidak mengajar, namun menjadi sosok guru yang tegas dan "galak" ketika beliau berada didalam kelas. Badan boleh kecil dan imut namun nyali jangan dipertanyakan. Hampir setiap pagi kecuali hari Kamis harus menuruni "bukit" desa Pegayaman yang dingin diselimuti kabut menuju ke Kota Singaraja guna memberikan ilmu Sejarah Indonesia kepada anak-anak SMA Muhammadiyah 2 Singaraja. Bliau adalah sosok guru yang detail dan sangat bertanggung jawab.

Tahun demi tahun berganti, banyak para guru berhenti dan juga berdatangan silih berganti. Tidak ada yang bisa menyalahkan bagaimana proses "berhenti" itu terjadi. Semua dikembalikan kepada individu masing-masing yang mungkin memiliki rencana dan target dalam pencapaian hidupnya.

Pada tahun 2022 SMA Muhammadiyah 2 Singaraja kembali kadatangan seorang guru mata pelajaran Kimia menggantikan guru sebelumnya yang harus berhenti dikarenakan masalah internal keluarganya.

Ahmad Ferdian, S.Pd, seorang guru Kimia yang masih muda dan energik. Tidak beberapa lama bliau saya tugaskan sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menggantikan bapak Anshar yang harus fokus pada bidang Sarana dan prasarana dan juga sebagai guru BK. Dengan semangat yang masih muda dan fresh, bliau sangat gesit dan bertanggung jawab dalam mengawal program-program dan kegiatan yang berhubungan dengan peserta didik. Segala aturan dan tata tertib yang berhubungan dengan siswa bliau kawal dengan cukup baik.

Siti Khadijah Sabibi, S.Pd, pun-datang menggantikan guru sebelumnya pengampu mata pelajaran Biologi. Dengan semangat wirausahanya sosok guru satu ini sangat kreatif dalam penyampaian mata pelajarannya kepada para siswa, sehingga para siswa khususnya kelas IPA sangat senang ketika belajar bersama. Tidak jarang bu Desi panggilan akrabnya mengadakan kegiatan makan bersama disekolah didahului dengan bakar ikan bersama anak-anak IPA asuhannya.

Masih di tahun yang sama yaitu 2022 SMA Muhammadiyah 2 Singaraja kembali kahilangan guru mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Namun tak beberapa lama kita kedatangan guru pengganti yang langsung "diimport" dari ranah Minang nan Gadang.

Bunga Mustika, M.Pd., seorang guru Sosiologi jebolan UPI Bandung atau Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, datang dan menggantikan guru sebelumnya dengan mengampu mata pelajaran Sosiologi, Seni Budaya dan mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan. Dibalik wajah kalem bliau, ternyata bu Bunga juga memendam bakat menjadi seorang host Podcast yang handal. Berkat kemampuan bliau dalam bidang host atau pewawancara, Podcat yang dimiliki oleh SMA Muhammadiyah 2 Singaraja menjadi lebih semarak, berwarna dan pastinya lebih enak dilihat dan didengar, berbeda disaat awal Podcast itu dijalankan oleh saya sendiri dan pak Fajar. Dengan kemampuan bliau dalam hal komunikasi saya menugaskan dan memberi bliau tugas tambahan menjadi Koordinator project P5 bagi siswa kelas X yang telah menerapkan kurikulum Merdeka. Tidak sampai disitu, bliau juga saya tugaskan sebagai Ketua "Kombel" atau Komunitas Belajar "berkemajuan" SMA Muhammadiyah 2 Singaraja, walau sampai hari ini ketika saya sudah akan mengakhiri tugas sebagai Kepala Sekolah belum berjalan secara rutin dan istiqamah sesuai jadwal.

Waktu begitu cepat berlalu dan bergulir, tidak terasa saya juga akan meninggalkan sekolah ini dan akan berganti karena sudah harus mengakhiri tugas saya sebagai Kepala SMA Muhammadiyah 2 Singaraja yang sudah saya jalani selama 4 tahun. Dan masih juga terjadi pergantian guru-guru yang juga datang dan pergi. Ada pak Busyairi, M.Pd seorang guru mata pelajaran Ekonomi, pak Ardy pengajar Pendidikan Olah Raga, bu Vika guru Fisika, bu Riska guru Matematika dan ada seorang guru muda Illa dan Vina masing-masing mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, yang masih sangat muda dan semoga masih mau mengabdikan dirinya di sekolah ini dengan segala kelebihan dan kekurangan SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.

Selamat berjuang dalam jalur pendidikan yang sarat pahala yang Allah jamin sendiri, bahwa amal dan pahala kita akan terus dicatat Allah walau kita telah berpulang. Senang dan bangga pernah bekerjasama dengan para pejuang tangguh guru-guru SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.