SINGARAJA - Seluruh siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja menggelar kegiatan kunjungan edukatif ke Buleleng Festival (Bulfest) 2026 yang berlangsung di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, yang biasa dikenal sebagai titik 0 (nol) kota Singaraja. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan kebudayaan sekaligus mengenalkan potensi ekonomi kreatif daerah kepada siswa secara langsung.
Mengusung panggung apresiasi seni, inovasi, serta pemberdayaan UMKM lokal, Bulfest 2026 menjadi sarana pembelajaran luar kelas (outdoor learning) yang nyata bagi para siswa. Kehadiran siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja dimanfaatkan untuk mengamati berbagai sajian seni budaya, pameran digital, hingga pameran produk ekonomi kreatif. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memberikan pembelajaran secara langsung, tidak hanya sebatas teori di kelas saja.
Selama berada di Bulfest, para siswa mengunjungi beberapa zona pameran, mulai dari Buleleng Digital Expo, kuliner khas Buleleng, hingga stand dari berbagai Instandi dan sekolah yang ada di Buleleng. Tak sekadar berkunjung, para siswa juga ditugaskan untuk menyusun laporan perjalanan (study report) secara individu sebagai bentuk refleksi dari hasil pengamatan mereka di lapangan.
Rangkaian kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi laporan pada Senin, 24 Agustus 2026. Dalam sesi tersebut, setiap kelas diwakili oleh tiga orang siswa untuk memaparkan hasil pengamatan serta gagasan mereka di hadapan guru dan rekan-rekannya. Seluruh siswa menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi saat menyampaikan temuan mereka. Kendati demikian, karena keterbatasan waktu, tidak seluruh perwakilan siswa mendapat kesempatan untuk tampil mempresentasikan laporannya secara lisan. Meski begitu, seluruh siswa tetap mengumpulkan laporan tertulis mereka kepada pihak sekolah. Atas kerja keras dan partisipasi aktif tersebut, sekolah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa.
Melalui rangkaian kegiatan kunjungan hingga penyusunan laporan ini, diharapkan siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja tidak hanya memetik nilai-nilai kreativitas dan kewirausahaan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis serta komunikasi dalam menyampaikan gagasan. (Ferdian)

0 comments:
Posting Komentar