Tampilkan postingan dengan label Kreativitas Siswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kreativitas Siswa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Januari 2026

Satu Hari, Dua Kategori, Empat Nama, Banyak Cerita

Satu Hari, Dua Kategori, Empat Nama, Banyak Cerita

SMAMUDARAJA


SMAMUDARAJA, Singaraja -  SMA Muhammadiyah 2 Singaraja kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang keagamaan. Dalam ajang  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kecamatan Buleleng, Sabtu, 24 Januari 2026. Festival dan perlombaan seni Al-Qur’an tingkat nasional hingga internasional di Indonesia digelar untuk mengagungkan Al-Qur’an, memperkuat keimanan, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini melombakan berbagai cabang, mulai dari tilawah, hifdzil, syarhil, hingga kaligrafi.

Dalam ajang tersebut, siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja berhasil meraih  juara dalam dua kategori perlombaan membuktikan kualitas dan daya saing. Adapun perolehan prestasi siswa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja, antara lain:

  1. Aminah (Juara 1 Lomba Syarhil)
  2. Keisya Fahira  (Juara 1 Lomba Syarhil)
  3. Nafisa Zahira  (Juara 1 Lomba Syarhil)
  4. Nesa Nur Aziz ( Juara 2 Lomba Tartil Putri)

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para siswa, bimbingan guru pembimbing, serta dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa SMA Muhammadiyah 2 Singaraja terus berkomitmen dalam mengembangkan potensi peserta didik, khususnya di bidang keagamaan dan karakter.

Apresiasi pun disampaikan oleh keluarga besar SMA Muhammadiyah 2 Singaraja kepada seluruh siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama sekolah dalam ajang MTQ tingkat kecamatan. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi, mengasah bakat, serta berani tampil dan berkompetisi secara positif.

Jumat, 12 Desember 2025

Siswa Unjuk Kemampuan Olah Vokal dan Ekspresi Lewat Lomba Baca Puisi dalam Rangka Bulan Bahasa Tahun 2025

Siswa Unjuk Kemampuan Olah Vokal dan Ekspresi Lewat Lomba Baca Puisi dalam Rangka Bulan Bahasa Tahun 2025

Sorot Jendela

 

Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa pada Oktober 2025, Mahasiswa Asistensi Mengajar dari Universitas Pendidikan Ganesha berkolaborasi dengan SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja untuk menyelenggarakan serangkaian lomba untuk memeriahkan Bulan Bahasa tersebut. Bulan Bahasa merupakan sebuah peringatan yang dilaksanakan setiap bulan Oktober sebagai wujud menghargai dan mengembangkan bahasa dan sastra Indonesia.

Salah satu cabang lomba yang mengutamakan olah vokal dan ekspresi siswa dalam Bulan Bahasa adalah Lomba Baca Puisi. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja Pengembangan Implementasi Program Strategis (PIPS) yang berkaitan dengan literasi baca tulis. Lomba ini dirancang dengan tujuan meningkatkan minat siswa terhadap karya sastra Indonesia yang indah dan penuh makna. Serangkaian lomba ini dimulai dari pendaftaran peserta (15-27 Oktober 2025), pelaksanaan technical meeting (28 Oktober), pelaksanaan lomba (30 Oktober 2025), dan pengumuman pemenang pada puncak acara (31 Oktober 2025). Serangkaian kegiatan ini sepenuhnya dilaksanakan di SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja.


Lomba ini diikuti oleh 2 siswa setiap kelasnya, sehingga total peserta adalah 6 siswa. Puisi yang dibacakan sudah ditentukan oleh mahasiswa, yaitu puisi dengan judul “Melawan Lupa Untuk Pemuda” karya Destin Juang Bagustin. Puisi ini dipilih karena di bulan yang sama, kita memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2025. Setiap peserta akan membacakan puisi yang sama sehingga mempermudah juri melakukan penilaian. Juri dalam lomba ini melibatkan Ibu Nazila Al-Khatib, S.Pd. selaku Guru Bahasa Indonesia dan Ni Wayan Karunia Wedani selaku Mahasiswa Undiksha yang tentunya memiliki pengalaman mumpuni dalam baca puisi. Ajang lomba baca puisi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha mampu bekerja sama dengan Sekolah Mitra yaitu SMAS Muhammadiyah 2 Singaraja dalam kegiatan non-mengajar.


Para peserta menampilkan bakat mereka dengan sangat memukau, terlihat dari vokal dan ekspresi mereka yang sangat menjiwai. Puisi dengan tema pahlawan tersebut dibacakan dengan semangat membara dan berkesan bagi pendengarnya sehingga patut diapresiasi. Tak heran, para peserta sudah mempersiapkan diri dengan baik, menggunakan properti pendukung, hingga gestur tubuh yang memukau. Pemenang dalam lomba ini diraih oleh Mutia Dewi dari Kelas XII dengan vokal yang bulat dan ekspresinya yang mampu menghanyutkan hati. Semoga lomba ini menjadi langkah awal bagi para siswa untuk berekspresi lewat karya sastra.



Oleh: Sri Lusiana Br. Lumban Tobing

(Mahasiswa Prodi Pendidikan Sosiologi, Universitas Pendidikan Ganesha)


Minggu, 19 Oktober 2025

Rumah

Rumah

Sorot Jendela

Apa itu rumah?.

Mungkin sebagian orang akan menjawab tempat mereka tinggal

Tempat yang berupa bangunan atau semacamnya 

Tapi untukku rumah adalah

Saat dimana aku bisa meluapkan semua perasaan 

Saat dimana ceritaku didengar




Bagiku rumah tidak harus selalu soal bangunan 

Namun rumah itu dapat berbentuk apapun

Baik itu dalam wujud manusia atau yang lainnya 


Rumah.....

Kapan terakhir kali aku merasakan sensasi pulang ke rumah

Rumah dimana aku bisa bahagia

Di mana aku tidak pernah merasa kesepian

Kurasa aku tidak akan pernah merasakan rumah yang ku impikan itu

Selasa, 14 Oktober 2025

Jatuh cinta pada bulan

Jatuh cinta pada bulan

Sorot Jendela


Aku jatuh cinta

pada sosok mu yang tampak menawan 

bukan paras mu yang indah

bukan juga senyum mu yang memukau


tapi sosok mu 

yang selalu menyinari malam

tak peduli betapa gelap dan sunyi nya malam

itu lah yang membuatku jatuh cinta


walaupun aku tau

sosok mu akan menghilangkan

saat fajar menyingsing

dan tergantikan oleh matahari 


memang cahaya matahari

lebih terang dari cahayamu

tapi cahaya matahari

tak selembut cahayamu di malam hari


aku akan tetap mencintaimu

walaupun aku tau kau takkan bisa ku gapai

tetapi aku kan tetap cinta padamu 

kau mungkin abadi

sebagai ciptaan tuhan kesukaanku


Oleh: Dimas (Siswa kelas XII)

Kamis, 25 September 2025

Perjalanan dalam Sunyi

Perjalanan dalam Sunyi

Sorot Jendela


 Mencari sesuatu dengan cara berjalan

Tanpa tahu arah dan tujuan

Bagaikan manusia tidak berpedoman


Siapa yang mengerti tentang suatu kehidupan?

Jika bukan diri sendiri yang menjalaninya

Bagaikan ruangan kosong yang terlihat kegelapanya

Ketika ilmu yang tidak ada pada dirinya


Bak  langit yang hanya terlihat kegelapanya

Saat tak ada cahaya bulan yang memancarkannya

Bagaikan seseorang yang mempunyai keinginan

Tetapi hanya impian


Kehidupan tanpa ilmu

Seperti cahaya redup dan semu

Bagunan gelap tidak berlampu

Seperti harapan yang telah berlalu



Karya: Birra Ikrima