Kamis, 21 Juli 2022

Apresiasi Bagi Kader Berkemajuan.

Apresiasi Bagi Kader Berkemajuan.

HumasSMKM

Rapat Evaluasi Paska Kegiatan

Sore semakin pekat warna kekuning-emasannya, sejurus dengan mentari yang kian tenggelam dari arah barat di peraduannya. 

Sekelompok anak-anak IPM masih saja bergeliat dari pagi pukul 6.30 hingga mentaripun sudah akan beranjak beristirahat. Tampak sedikit gontai dan tidak lagi bersinar wajah-wajah mereka. Lelah jelas sekali, tapi hingga menjelang mahgrib baru terlihat mereka beranjak pergi meninggalkan sekolah yang setiap hari mereka datangi. 

Sudah hampir sepekan sebagian anak-anak IPM terlihat hilir mudik dari ruang guru ke ruang kelas tempat acara FORTASI diadakan. Dari mempersiapkan setiap detail agenda yang sudah mereka buat hingga membeli es batu dan bahan dagangan yang mereka sebut bazar penggalangan dana guna menambah kas IPM. 

Mereka sadar inilah tugas sebagai pelaku organisasi sekolah. Mereka sadar atas pilihan mereka. Mereka tau dan menikmati peran dan amanah yang harus mereka jalani sebagai pimpinan. Sementara sebagian besar siswa yang lainnya, mereka sudah asik pulang kerumah tepat waktu lalu bermain atau tidur siang dan bahkan ada yang bermain sambil leyeh-leyeh sampai ketiduran. 

Sungguh menyenangkan melihat betapa senangnya anak-anak IPM ini melaksanakan semua perannya masing-masing. Tak ada gerak yang akhirnya terhenti walau wajah mereka menampakkan kelelahan. 

Ya, anak-anak IPM ini adalah cermin kader-kader muda Muhammadiyah yang secara sadar sedang memproses dan mengkader dirinya. 

Lalu apa yang harus dilakukan sekolah melihat geliat dan semangat anak-anak ini. Apakah menjadikan kondisi ini sebagai fenomena eiforia biasa, atau fenomena yang harus dikawal, dipertahankan dan di beri apresiasi?

Sebagai pendidik dan pengajar, tentu kita semua harus mengawal kondisi ini. Pembinaan harus secara serius terus kita berikan hingga mereka keluar dari sekolah ini dengan tetap membawa semangat mereka ini. 

Dan akhirnya kita harus memberikan apresiasi kepada mereka semua tanpa harus malu-malu dan ragu-ragu. Karena dengan memberikan apresiasi apapun bentuknya, bagi mereka adalah semangat untuk mereka lebih banyak bergerak, loyal dan akhirnya militan. 
Tentang Motivasi Insan Berkemajuan.

Tentang Motivasi Insan Berkemajuan.

HumasSMKM


SMAMUDARAJA.SCH.ID. Tiba-tiba saya masuk ke ruang pelaksanaan Fortasi di hari ke empat. 

"Assalamualikum...."
teriak saya agak kencang mengagetkan peserta yang baru saja mendapatkan materi dari kepolisian. 

"Waalaikumsalam....jawab mereka dengan serempak. 

" hari ini dan jam ini bapak diamanahi menyampaikan materi tentang motivasi dan pencapaian," lanjutku tanpa babibu setelah moderator mempersilahkan. 

" sebelum kita bicara materi, mari kita satukan niat dan semangat kita dulu pada dinamika yang akan kita bangun dalam hitungan 1,5 jam kedepan." 

" bicara motivasi kita bicara seberapa siap kita bisa menerima masukan, ajakan, permintaan, arahan, petunjuk dan lain sebagainya yang sifatnya mengajak kita membuat perubahan." 

" Maka penting saat ini untuk memastikan niat dan semangat kalian dalam menerima materi dan diskusi yang akan kita buat." 

Semua tenang dan tampak manggut-manggut. 

" karena motivasi yang terhebat adalah datangnya dari diri sendiri, bukan dari bapak, bahkan tidak juga dari seorang motivator ulung sekalipun." Sambungku sambil memegang sebuah kue yang aku tawarkan kepada siapa saja yang mau makan kue ini.

" ayo siapa yang mau kue bapak ini untuk dimakan?" Sambilku menyodorkan kue bagi siapa saja yang mau mengambil dan memakannya. 

" saya pak," jawab rizqy salah satu peserta sambil maju dan mengambil kue yang aku pegang dan langsung memakannya. 

" nah, kalian lihat, ini salah satu motivasi yang terdahsyat yang datangnya dari diri sendiri. Rizqy datang ke depan, mengambil kue dan memakannya karena memang si Rizqy mau nelakukannya. Tidak ada yang memerintahkan dia untuk bergerak dan mengambil kue itu lalu memakannya. Dia hanya merespon dengan cepat tawaran/permintaan/ajakan yang bapak sampaikan." 

" sama halnya saat ini kalian di sekolah ini menjadi siswa dan menjadi anggota IPM. Motivasilah diri kalian dengan mau bergerak karena kalian memang mau (sudah paham atau belum) untuk mengoptimalkan diri kalian. Tidak menjadikan diri kalian seperti robot, bergerak saat power kalian dihidupkan orang lain. Karena yang memegang kendali power keaktifan dan kecerdasan kalian adalah diri kalian sendiri bukan orang lain." Tuturku panjang lebar. 

Suasana justru menjadi sedikit riuh karena si Rizqy masih asik menikmati kuenya dengan khusuk.

Hehehhe, hari ini dalam giat FORTASI membersamai PR IPM SMA Muhammadiyah 2 Singaraja.


Rabu, 20 Juli 2022

AKTIFITAS FORTASI HARI KE EMPAT

AKTIFITAS FORTASI HARI KE EMPAT

HumasSMKM


TADARUS DAN SHALAT DUHA SEBELUM MATERI




 PENERIMAAN MATERI BAHAYA NARKOBA DARI BNN KABUPATEN BULELENG





PENERIMAAN MATERI TATA TERTIB BERLALU LINTAS DARI POLRES BULELENG




PENERIMAAN MATERI MOTIVASI DARI KEPALA SEKOLAH







MAHASISWA UNDIKSA MELAKUKAN PENELITIAN DI SMA MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA

MAHASISWA UNDIKSA MELAKUKAN PENELITIAN DI SMA MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA

HumasSMKM

 

Menerima Mahasiswa UNDIKSA yang akan melakukan penelitian di SMA MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA




STRUKTUR ORGANISASI PR IPM SMA MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA

STRUKTUR ORGANISASI PR IPM SMA MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA

HumasSMKM

 

PIMPINAN RANTING IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH 

SMA MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA

" INSAN BERKEMAJUAN DAN BERAKHLAK MULIA "



TETAP BERLATIH WALAU BELUM ADA "LAWAN"

TETAP BERLATIH WALAU BELUM ADA "LAWAN"

HumasSMKM
Latihan TS PM SMAMUDA RAJA hari Kamis Sore (20/7). Istiqamah itu tetap melakukan tanpa melihat kwalitas dan kwantitas. 

Pokoknya lakukan saja dengan sabar dan terus menerus, insyaaAllah Kwalitas dan kwantitas akan mengikuti.