Jumat(27/2) SMA Muhammadiyah 2 Singaraja untuk pertama kalinya menggelar perlombaan berbahasa daerah yang melibatkan seluruh siswa. Kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah dalam melestarikan bahasa dan sastra Bali di lingkungan pendidikan.
Adapun dua cabang lomba yang diselenggarakan, yaitu mesatua (mendongeng) dan lomba baca puisi Bahasa Bali. Kedua cabang tersebut diikuti siswa-siswi yang membawakan cerita rakyat dan puisi Bali dengan gaya khas masing-masing. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk menggali keindahan bahasa dan budaya Bali.
Persiapan yang terbilang singkat membuat pelaksanaan kegiatan berlangsung secara sederhana. Namun demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat siswa dan makna peringatan Bulan Bahasa Bali sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian bahasa dan sastra daerah.
Melalui momentum ini, SMA Muhammadiyah 2 Singaraja menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pendidikan formal, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai budaya. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menginspirasi sekolah lain untuk melakukan hal serupa.



